<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Nanda`s heart voice</title>
	<atom:link href="http://nandasalamah.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://nandasalamah.wordpress.com</link>
	<description>always try to do the best!!!</description>
	<lastBuildDate>Sat, 04 Jul 2009 19:13:21 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='nandasalamah.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/d8b58994a630653f53e46a8f08356be8?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Nanda`s heart voice</title>
		<link>http://nandasalamah.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>BEC and ME&#8230;</title>
		<link>http://nandasalamah.wordpress.com/2009/07/04/bec-and-me/</link>
		<comments>http://nandasalamah.wordpress.com/2009/07/04/bec-and-me/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 19:08:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nandasalamah.wordpress.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[kisah yang sullit untuk di akhiri
kisah yaang di awali dengan mendaftar kan diri sendiri ke suatu rumah yang terletak di Panaragan, Bogor.
datang sendiri tanpa di temani orang tua, dengan menaruh haraapan dapat belajar tenntang ilmu komputer, tentang bahasa inggris juga..wah, betapa senangnya.
orang tua pun mengizinkan diri ini menuntut ilmu di sana. apa lagi Bogor Educare [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=336&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#ff6600;">kisah yang sullit untuk di akhiri</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">kisah yaang di awali dengan mendaftar kan diri sendiri ke suatu rumah yang terletak di Panaragan, Bogor.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">datang sendiri tanpa di temani orang tua, dengan menaruh haraapan dapat belajar tenntang ilmu komputer, tentang bahasa inggris juga..wah, betapa senangnya.<span id="more-336"></span></span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">orang tua pun mengizinkan diri ini menuntut ilmu di sana. apa lagi Bogor Educare ( BEC) adalah rekomendasi dari almarhum ayahku yang aku sayangi. </span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">berjalan sendiri, tanpa teman, tanpa seorng pun yang menemani. terkadang aku bangga dengan diriku sendiri. karena betapa Allah sayang pada ku karena aku di beri keberanian yang luar biasa. karena orang lain yang aku    temui tentunya ditemani oleh temannya kah..orang tuanya kah&#8230;saudaranya kah&#8230;senangnya. tapi yang aku fikirkan waktu itu adalah bagaimana caranya agar aku bisa mendaftarkan diriku hingga orang tuaku tau hasilnnya saja dan dia tinggal datang untuk interview orang tua..( jadi kan ga ribet..).</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">akhirnya, pada kali pertama aku datang ke BEC di panaragan, disana  aku ragu, apakah ini benar sekolah gratis yang memang menjadikan anak-anak yang tidak mampu menjadi anak yang mempunyai ilmu yang dapat di bangga kan di dunia globalisasi seperti sekarang ini..???!!!</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">dan apa mungkin ini semua benar gratis&#8230;???</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">berkali-kali aku menyanyakan kepada staff administrasi, &#8221; mba&#8230;apa bener sekolah di sini gratis&#8230;???&#8221; </span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">&#8221; ia betul, tanpa biaya apapun.&#8221; jawab mba yang sangat murah senyum itu.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">&#8220;betul mba, gratis ??? &#8221; ulang ku.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">&#8221; ia gratisss&#8230;kecuali ongkos dan biaya photo copy di tanggung sendiri&#8221; ungkap dia dengan tegas.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">aku pikir, ya ia lah&#8230;masa ada sih hari gini gratis semua&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">akhirnya aku pun daftar nama ku dan meminta brosur. agar aku dapat menyelesaikan persyaratan-persyaratan untuk belajar di sana. akhirnya aku pulang. dengan membawa sejuta harapan. </span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">akhirnya aku persiapkan segala persyaratan itu, dan akupun kembali lagi ke BEC. waktu itu sempat terfikir, apakah aku bisa masuk ke BEC dengan tanpa halangan. karena yang aku tau, cukup beerat   untuk masuk BEC. tapi aku tak kan mendapatkan jawwaban jika aku belum mencobanya&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">dengan sedikit gentar, kaki ku   terus melangkah. akhirnya aku pun datang dan memberikan semua pesyaratan agar aku dapat di terima di kampus ini.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">dan setelah aku mengetahui kapan jadwal   test ku, akupun pulang lagi, untuk mempersiapkan diriku untuk tes besok. </span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">haari yaang ku tunggu untuk mngkuti  test pun tiiba, aku datang dengan di sambut baik oleh bapak yang ternyata sampai saat ini menjadi penasihat ku sekalligus sahabat untuk ku&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">dia selalu memberiku dukungan yang sangat beraarti. hingga sekaaarng. tentunya orang no.2 setelah keluarga ku yaaang  tercinta. </span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">aaku  pun mengikuti tes yang lumayan wah&#8230;susah juga sih, susahnya di Matematika. rribet. dari ddulu aku ga suka Matematika. tapi ssedikit suka sih..</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">akhirnya aku pun melewati test itu. entah apa hasilnya. paling tidak aku sdah melakukan yang maksimal.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">dan aku pun menunggu hasil tes itu, dan ternyata aku dinyatakan lulus. akhinya 2 minggu kemudian aku dan teman-teman seperjuanganku pun di minta datang lagi. </span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">2 minggu kemudian..</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">kami mendaftar ulang, dan kembali menuliskan tenntang profil kami dan aku pun menuliskan alamat rumah ku yang dengan jelasnya.</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">daaan akhirnya aku pun menunggu kedatangan mereka ke rumah ku. aku tak tahu ternyata setelah di  tunggu-tunggu ternyata yang datang adalah kakak kelas ku dan Dosen ku    tercinta. mereka datang setelah aku menunggu hampir ssemminggu. rasa harap-harap cemas pun tidak luput dari benakku, mengapa sampai sseminggu ini mereka tidak datang ke tempt  ku, apakah aku tidak memenuhi kriteeria siswa yang dapat mengikuti pendidikan di sana. </span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">namun, ketika aku sedang menjenguk paman yang ssedang lemah lunglai, orang rumah mengabariku bahwa ada orang yang datanng dan survey ke rumah. alhamdulillah&#8230;senangnya&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#ff6600;">dan akhirnya aku pun diterima di tempat itu, tempat dimana aku bisa menimba ilmu daan ternyata lebih dari yang aku bayangkan bahwa  aku bisa sampai 2 tahun ini menjadi bagian di BEC. kekeluargaan, persahabatan, semua terasa amat mengharukan dan susah untuk dilupakan. i love BEC.<br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nandasalamah.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nandasalamah.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nandasalamah.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nandasalamah.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nandasalamah.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nandasalamah.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nandasalamah.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nandasalamah.wordpress.com/336/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nandasalamah.wordpress.com/336/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nandasalamah.wordpress.com/336/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=336&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nandasalamah.wordpress.com/2009/07/04/bec-and-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c945a9846514d70fb22cb7eea5fb04fc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nandasalamah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>akuntansi ??? boleh juga !</title>
		<link>http://nandasalamah.wordpress.com/2009/07/04/331/</link>
		<comments>http://nandasalamah.wordpress.com/2009/07/04/331/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 17:03:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nandasalamah.wordpress.com/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[setelah sekian lama belajar di BEC, begitu banyak cerita yang terjadi dalam hidup ku..senang, sedih, aah&#8230;&#8230;taapi semua indah..
ada kisah anak manusia yang memang tak bisa di hindari, sedikit banyak pasti aja orang-orang pernah merasakan ini&#8230; itulah kisah cinta. kisah yang bisa meneteskan air mata, kisah yang bisa memberikan kebahagian, kisah yang bisa bikin ngelamun  seharian, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=331&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#ff0000;">setelah sekian lama belajar di BEC, begitu banyak cerita yang terjadi dalam hidup ku..senang, sedih, aah&#8230;&#8230;taapi semua indah..<br />
ada kisah anak manusia yang memang tak bisa di hindari, sedikit banyak pasti aja orang-orang pernah merasakan ini&#8230; itulah kisah cinta. kisah yang bisa meneteskan air mata, kisah yang bisa memberikan kebahagian, <span id="more-331"></span>kisah yang bisa bikin ngelamun  seharian, kisah yang bisa bikin orang ga nafsu makan, tapi kisah ini juga bisa bikin orang mempunyai nafsu makan membludak&#8230;sungguh  lucu.<br />
pernah suatu hari aku, di mana aku  sedang mengalami perasaan sensitif. waktu itu malam yang sangat cerah, malam dimana keesokan harinya akan di adakan quis, alias ulangan harian. mata pelajaran akuntansi&#8230;<br />
aku merasa mata kuliah  ini sangat memusingkan. huuhhhhh<br />
tapi,bagaimanapun rasa pusing ini harus di llumpuhkan.<br />
ku coba belajar sekeras mungkin. tiba-tiba tanpa terasa air mata ku mengalir, entahlah..air mata apa itu..air mata rasa takut kah, rasa lelah kah..hanya Dia yang tahu.  akhirnya salah  seorang teman ku pun menghiburku. dia menanyakan apa masalahku.  sedikit aku agak lega karena bisa mengeluarkan air mata. dan lebih senang lagi ada teman yang   ternyata memperhatikan aku. ya&#8230; dia adalah   teman kosan ku.</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">akhirnya dengan segala kelluhannku aku katakan bahwa aku &#8220;lelah&#8230;.&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">mungkin ini lelah yang diliputi ketakutan dalam menghadapi soal-soal akuntansi besok</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">akhirnya teman ku memberikan aku motivasi. dia sungguh baik. dia mengusap air mataku. tenang aku dalam usapan tangannya. ia bilang&#8230;&#8221; jangan sedih, qta harus semangat ! semua orang pun pusing, tapi mereka usaha dullu, jadi jangan menyeerah yach nda&#8230;semangat! &#8220;</span></p>
<p><span style="color:#ff0000;">wah&#8230;betul jugaa yaach..kenapa aku begitu lemah, tapi akhirnya aku bisa mengerjakan soal akuntansi, walau bukan dengan nilai yang paling bagus, tapi aku cukup puas dengan nilai yang aku dapat. dari situ aku ambil pelajaran bahwa tidak semua yang kit sangka menyeramkan, ternyata setelah dijalanai tidak begitu seseram yang kita bayangkan&#8230;mari kita buat mind set bahwa &#8221; kita pasti bisa&#8230;just do it !!!&#8221;</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nandasalamah.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nandasalamah.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nandasalamah.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nandasalamah.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nandasalamah.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nandasalamah.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nandasalamah.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nandasalamah.wordpress.com/331/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nandasalamah.wordpress.com/331/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nandasalamah.wordpress.com/331/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=331&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nandasalamah.wordpress.com/2009/07/04/331/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c945a9846514d70fb22cb7eea5fb04fc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nandasalamah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kisah unik perlu cara unik</title>
		<link>http://nandasalamah.wordpress.com/2009/04/26/kisah-unik-perlu-cara-unik/</link>
		<comments>http://nandasalamah.wordpress.com/2009/04/26/kisah-unik-perlu-cara-unik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Apr 2009 12:16:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nandasalamah.wordpress.com/2009/04/26/kisah-unik-perlu-cara-unik/</guid>
		<description><![CDATA[Dear All,
Keadaan situasi dunia sdh berubah sekali ,terutama di bidang
perekonomian dan professi.Spt kita semua ketahui bhw sejak memasuki
tahun 1980 banyak sekali kaum adam memiliki kemampuan yg boleh
dibilang tidak kalah dgn lawan kaumnya

Kepintaran dan kemampuan kaum hawa tidaklah dpt diremehkan begitu
saja sebab banyak sekali yg berhasil dan menjadi kaya raya melebihi
lawan jenisnya.Dan ini sdh barang tentu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=327&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Dear All,</p>
<p>Keadaan situasi dunia sdh berubah sekali ,terutama di bidang<br />
perekonomian dan professi.Spt kita semua ketahui bhw sejak memasuki<br />
tahun 1980 banyak sekali kaum adam memiliki kemampuan yg boleh<br />
dibilang tidak kalah dgn lawan kaumnya</p>
<p><span id="more-327"></span></p>
<p>Kepintaran dan kemampuan kaum hawa tidaklah dpt diremehkan begitu<br />
saja sebab banyak sekali yg berhasil dan menjadi kaya raya melebihi<br />
lawan jenisnya.Dan ini sdh barang tentu mengusik integritas dan<br />
harga diri kaum adam atas persaingan yg keras ini.Mungkin tidak<br />
sedikit yg merasa kecewa bhw sekarang2 ini mereka sdh dibawah<br />
kekuasan dan diperintah oleh kaum Hawa dgn kemampuannya yg cukup<br />
luar biasa yaitu posisi dan duit.</p>
<p>Persaingan demi persaingan dan segala gesekan2 yg setidak2nya<br />
mengganjal hati kaum yg dikalahkan/disaingin begitu saja atas<br />
kredibiltas kaum hawa yg tidak dpt begitu saja diabaikan oleh<br />
siapapun juga.Maka itulah saya mengajak utk mendiskusikan di open<br />
forum ini.</p>
<p>Banyak,sdh barang tentu,merasa minder thd kemampuan kaum hawa yg<br />
memiliki kemampuan yg lebih hampir di segala bidang,lalu bagaimana<br />
kita kaum adam,mengatasi dilema ini dan juga bagaimana kaum Hawa yg<br />
berhasil dgn gemilang dlm mencari &#8220;teman hidupnya.&#8221; ?</p>
<p>Ada perbedaan yg sangat menyolok mata dimana tanpa disengaja saya<br />
mengumpulkan beberapa artikel yg sangat menarik sekali dan mudah2an<br />
saja inipun bisa dijadikan bahan utk diskusi dgn tujuan mencari<br />
solusi yg lebih baik lagi demi kebaikan kedua belah pihak.</p>
<p>Di Amrik sini,saya tidak sangka,soal predikat/professi/<br />
penghasilan/jabatan/pendidikan dll utk sebagian besar kaum Hawa<br />
tidaklah begitu dipermasalahkan tp tentu saja berbeda jauh dgn<br />
mereka yg tinggal di Antah Berantah yg masih kuat dgn tradisi nenek<br />
moyang masing2 dimana sebagai kaum adam sepatutnya lebih tinggi<br />
penghasilan/predikat./jabatan/pendidikan.<br />
Tp bagaimana jika hal ini tidaklah spt apa yg diharapkan2.?</p>
<p>Di Amrik sini,pernah membaca suatu artikel cerita nyata,ada beberapa<br />
kaum hawa yg berpendidikan tinggi a l :<br />
dokter,arsitek,insinyur,komputer sciences -semuanya kaum hawa dgn<br />
background mereka yg berhasil dgn penghasilan yg sdh tentu mudah utk<br />
diterka,bukan ?</p>
<p>Mereka-kaum hawa- sdh barang tentu sulit utk mencari pasangan hidup<br />
yg diidam2kan,paling tidak berprofesi sama dgn penghasilanpun yg<br />
tidak beda juga,sebab banyak pria yg merasa minder begitu mereka<br />
tahu bahwa wanita yg mereka idam2kan itu lebih tinggi hampir di<br />
segala bidang.Tentu kita semua tahu langkah apa yg akan diambil oleh<br />
pria2 itu,mundur teratur.</p>
<p>Namun ada juga pria yg maju terus dan dgn berbagai cara mencoba utk<br />
dekat dgn wanita idamannya.Ada yg berhasil tp lebih banyak yg<br />
gagal.Keberhasilan itu disebabkan si wanita itu memberikan<br />
kesempatan pd dirinya utk mengenal si pria tsb lebih jauh.</p>
<p>Wanita ini memang cukup baik dgn memberikan kesempatan si pria itu<br />
utk berkencan.<br />
Dia pernah berkata &#8221; Bang,apakah anda tidak merasa minder bergaul<br />
dgnku apalagi kamu kelihatannya menyukai diriku yg serba berlebihan<br />
di bandingkan dgnmu. ?&#8221;</p>
<p>Menurut para kaum Adam,apa kira2 jawaban dari kalian dlm hal ini<br />
dimana wanita yg kalian sukai menyatakan pernyataan seperti ini.?</p>
<p>Apa kira2 pandangan dan perasaan setiap lelaki yg menyukai seorg<br />
wanita yg lebih pinter,<br />
terutama cari duitnya lebih banyak.Dan apa kira2 pandangan para hawa<br />
jika laki2 yg menyukai kalian kurang pinter,terutama cari<br />
duitnya,dan tindakan apa yg akan diambil oleh kalian.?</p>
<p>Tentu cerita yg saya ceritakan ini benar2 terjadi di Amrik dan<br />
banyak diantara mereka yg hidup berbahagia,dan apa pandangan kalian-<br />
utk kaum hawa-jika ada laki2 yg mencintai kalian itu pernah menikah<br />
dan memiliki seorg anak.? Nah diantara cerita nyata itu terjadi di<br />
antara beberapa kaum wanita Amrik dan mereka tidak merasa keberatan<br />
sama sekali,sebab cinta si pria itu diterima dgn tangan terbuka dgn<br />
menikahi si pria itu.</p>
<p>Tentu hal semacam ini pernah terjadi di antara kalian dan juga tidak<br />
sedikit tantangan2/<br />
larangan2 dari pihak ortu yg sdh pasti kaga setuju dan dng berat<br />
hati malahan ada ortu yg berkata &#8221; kalau kamu masih jalan sama si A<br />
lagi maka hubungan anak dan ortu putus,ya putus &#8220;,saking sengitnya<br />
ortu berkata begitu.</p>
<p>Nah sekarang,bagaimana menurut para ortu jika kisah di atas itu<br />
terjadi dng anak2 kalian.?<br />
Harapan kita semua,dlm hal ini,bisa berpikir lebih dewasa lagi dgn<br />
mengutarakan jalan keluarnya.</p>
<p>Jadi ada tiga kasus.</p>
<p>1.Si wanita menerima atau tidak si pria itu.<br />
2.Si pria itu dlm mengatasi/menguber si wanita itu.<br />
3.Ortu senang/setuju atau tidak.</p>
<p>Berhubung masalah/kasus ini sangat penting dan membutuhkan<br />
partisipasi dari teman2 semuanya,maka kita harapkan diskusi ini bisa<br />
menghasilkan solusinya.Dan saya yakin /<br />
percaya bahwa solusinya bakalan banyak membantu teman2 yg sedang<br />
dilanda masalah ini.</p>
<p>Juga keputusan ini sangat menentukan karir hidup di masa depan dlm<br />
hal berkeluarga maka kita perlu sekali mencari alternative2 yg<br />
positif.Soal keluarga adalah kasus yg paling menentukan di dlm<br />
kehidupan ini, dan mengambil langkah 2 kebijaksaan demi masa depan<br />
keluarga itu sendiri.Kasus ini bisa terjadi kpd siapapun juga.</p>
<p>Mungkin ada teman2 yg ingin memperluas kasus ini dgn<br />
memberikan./mengajukan bahan2 yg lebih ampuh lagi.</p>
<p>selamat berdiskusi.</p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nandasalamah.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nandasalamah.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nandasalamah.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nandasalamah.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nandasalamah.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nandasalamah.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nandasalamah.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nandasalamah.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nandasalamah.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nandasalamah.wordpress.com/327/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=327&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nandasalamah.wordpress.com/2009/04/26/kisah-unik-perlu-cara-unik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c945a9846514d70fb22cb7eea5fb04fc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nandasalamah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>abunawas dan orang-orang kanibal</title>
		<link>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/30/abunawas-dan-orang-orang-kanibal/</link>
		<comments>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/30/abunawas-dan-orang-orang-kanibal/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 07:16:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanda</dc:creator>
				<category><![CDATA[additional knowledge]]></category>
		<category><![CDATA[abunawas]]></category>
		<category><![CDATA[ketawa]]></category>
		<category><![CDATA[kisah sufi]]></category>
		<category><![CDATA[komedi]]></category>
		<category><![CDATA[pelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nandasalamah.wordpress.com/?p=315</guid>
		<description><![CDATA[


Saat itu Abu Nawas baru saja pulang dari istana setelah dipanggil Baginda. Ia tidak langsung pulang ke rumah melainkan berjalan-jalan lebih dahulu ke perkampungan orang-orang badui. Ini memang sudah menjadi kebiasaan Abu Nawas yang suka mempelajari adat istiadat orang-orang badui.
Pada suatu perkampungan, Abu Nawas sempat melihat sebuah rumah besar yang dari luar terdengar suara hingar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=315&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h1><span style="color:#00ccff;"><br />
</span></h1>
<h3></h3>
<p><span style="color:#00ccff;">Saat itu Abu Nawas baru saja pulang dari istana setelah dipanggil Baginda. Ia tidak langsung pulang ke rumah melainkan berjalan-jalan lebih dahulu ke perkampungan orang-orang badui. Ini memang sudah menjadi kebiasaan Abu Nawas yang suka mempelajari adat istiadat orang-orang badui.</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">Pada suatu perkampungan, Abu Nawas sempat melihat sebuah rumah besar yang dari luar terdengar suara hingar bingar seperti suara kerumunan puluhan orang. <span id="more-315"></span></span> <span style="color:#00ccff;">Abu tertarik, ingin melihat untuk apa orang-orang badui berkumpul di sana, ternyata di rumah besar itu adalah tempat orang badui menjual bubur haris yaitu bubur khas makanan para petani. Tapi Abu Nawas tidak segera masuk ke rumah besar itu, merasa lelah dan ingin beristirahat maka ia terus berjalan ke arah pinggiran desa. Abu Nawas beristirahat di bawah sebatang pohon rindang. Ia merasa hawa di situ amat sejuk dan segar sehingga tidak berapa lama kemudian mengantuk dan tertidur di bawah pohon.</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">Abu Nawas tak tahu berapa lama ia tertidur, tahu-tahu ia merasa dilempar ke atas lantai tanah. Brak! iapun tergagap bangun. </span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">&#8220;Kurang ajar! Siapa yang melemparku ?&#8221; tanyanya heran sembari menengok kanan kiri. Ternyata ia berada di sebuah ruangan pengap berjeruji besi. Seperti penjara. </span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">&#8220;Hai keluarkan aku! Kenapa aku dipenjara di sini&#8230;!&#8221;<br />
Tidak berapa lama kemudian muncul saorang badui bertubuh besar. Abu Nawas memperhatikan dengan seksama, ia ingat orang inilah yang menjual bubur haris di rumah besar di tengah desa.<br />
&#8220;Jangan teriak-teriak, cepat makan ini !&#8221; kata orang sembari menyodorkan piring ke lubang ruangan. Abu Nawas tidak segera makan.<br />
&#8220;Mengapa aku dipenjara?&#8221;<br />
&#8220;Kau akan kami sembelih dan akan kami jadikan campuran bubur haris.&#8221;<br />
&#8220;Hah? Jadi yang kau jual di tengah desa itu bubur manusia?&#8221;<br />
&#8220;Tepat&#8230; itulah makanan favorit kesukaan kami.&#8221;<br />
&#8220;Kami&#8230; ? Jadi kalian sekampung suka makan daging manusia?&#8221;<br />
&#8220;Iya, termasuk dagingmu, sebab besok pagi kau akan kami sembelih!&#8221;<br />
&#8220;Sejak kapan kalian makan daging manusia?&#8221;<br />
&#8220;Oh &#8230;sejak lama&#8230; setidaknya sebulan sekali kami makan daging manusia.&#8221;<br />
&#8220;Dari mana saja kalian dapatkan daging manusia?&#8221;<br />
&#8220;Kami tidak mencari ke mana-mana, hanya setiap kali ada orang masuk atau lewat di desa kami pasti kami tangkap dan akhirnya kami sembelih untuk dijadikan bubur.&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">Abu Nawas diam sejenak. Ia berpikir keras bagaimana caranya bisa meloloskankan diri dari bahaya maut ini. Ia merasa heran, kenapa Baginda tidak mengetahui bahwa di wilayah kekuasaannya ada, kanibalisme, ada manusia makan manusia. </span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">&#8220;Barangkali para menteri hanya melaporkan hal yang baik-baik saja. Mereka tidak mau bekerja keras untuk memeriksa keadaan penduduk.&#8221; pikir Abu Nawas.<br />
&#8220;Baginda harus mengetahui hal seperti ini secara langsung, kalau perlu&#8230;!&#8221; Setelah memberi makan berupa bubur badui itu meninggalkan Abu Nawas.</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">Abu Nawas tentu saja tak berani makan bubur itu jangan-jangan bubur manusia. Ia menahan lapar semalaman tak tidur, tubuhnya yang kurus makin nampak kurus. Esok harinya badui itu datang lagi. </span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">&#8220;Bersiaplah sebentar lagi kau akan mati.&#8221; Abu Nawas berkata, &#8220;Tubuhku ini kurus, kalaupun kau sembelih kau tidak akan memperoleh daging yang banyak. Kalau kau setuju nanti sore akan kubawakan temanku yang bertubuh gemuk. Dagingnya bisa kalian makan selama lima hari.&#8221;<br />
&#8220;Benarkah?&#8221;<br />
&#8220;Aku tidak pernah bohong!&#8221; Orang badui itu diam sejenak, ia menatap tajam ke arah Abu Nawas. Entah kenapa akhirnya orang badui itu mempercayai dan melepaskan Abu Nawas.</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">Abu Nawas langsung pergi ke istana menghadap Baginda. Setelah berbasa-basi maka Baginda bertanya kepada Abu Nawas.<br />
&#8220;Ada apa Abu Nawas? Kau datang tanpa kupanggi!?&#8221;<br />
&#8220;Ampun Tuanku, hamba baru saja pulang dari suatu desa yang aneh.&#8221;<br />
&#8220;Desa aneh, apa keanehannya?&#8221;<br />
&#8220;Di desa tersebut ada orarig menjual bubur haris yang khas dan sangat lezat. Di samping itu hawa di desa itu benar-benar sejuk dan segar.&#8221;<br />
&#8220;Aku ingin berkunjung ke desa itu, Pengawal! Siapkan pasukan!&#8221;<br />
&#8220;Ampun Tuanku, jangan membawa – bawa pengawal. Tuanku harus menyamar jadi orang biasa.&#8221;<br />
&#8220;Tapi ini demi keselamatanku sebagai seorang raja.&#8221;<br />
&#8220;Ampun Tuanku, jika bawa-bawa tentara maka orang sedesa akan ketakukan dan Tuanku takkan dapat melihat orang menjual bubur khas itu.&#8221;<br />
&#8220;Baiklah, kapan kita berangkat?&#8221;<br />
&#8220;Sekarang juga Tuanku, supaya nanti sore kita sudah datang di perkampungan itu.&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">Demikianlah, Baginda dengan menyamar sebagai orang biasa mengikuti Abu Nawas ke perkampungan orang-orang badui kanibal. Abu Nawas mengajak Baginda masuk ke rumah besar tempat orang-orang makan bubur. Di sana mereka membeli bubur. Baginda memakan bubur itu dengan lahapnya.<br />
&#8220;Betul katamu, bubur ini memang lezat!&#8221; kata. Baginda setelah makan.<br />
&#8220;Kenapa buburmu tidak kau makan Abu Nawas.&#8221;<br />
&#8220;Hamba masih kenyang,&#8221; kata Abu Nawas sambil melirik dan berkedip ke arah penjual bubur. Setelah makan, Baginda diajak ke tempat pohon rindang yang hawanya sejuk.<br />
&#8220;Betul juga katamu, di sini hawanya memang sejuk dan segar&#8230; ahhhhh&#8230; aku kok mengantuk sekali.&#8221; kata Baginda.<br />
&#8220;Tunggu Tuanku, jangan tidur dulu&#8230; hamba pamit mau buang air kecil di semak belukar sana.&#8221;<br />
&#8220;Baik, pergilah Abu Nawas!&#8221; Baru saja Abu Nawas melangkah pergi, Baginda sudah tertidur, tapi ia segera terbangun lagi ketika mendengar suara bentakan keras.</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">&#8220;Hai orang gendut! Cepat bangun ! Atau kau kami sembelih di tempat ini!&#8221; ternyata badui penjual bubur sudah berada di belakang Baginda dan menghunus pedang di arahkan ke leher Baginda.<br />
&#8220;Apa-apaan ini!&#8221; protes Baginda. &#8220;Jangan banyak cakap! Cepat jalan!&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">Baginda mengikuti perintah orang badui itu dan akhirnya dimasukkan ke dalam penjara.<br />
&#8220;Mengapa aku di penjara?&#8221;<br />
&#8220;Besok kau akan kami sembelih, dagingmu kami campur dengan tepung gandum dan jadilah bubur haris yang terkenal lezat. Hahahahaha&#8230;!&#8221;<br />
&#8220;Astaga&#8230; jadi yang kumakan tadi&#8230;?&#8221;<br />
&#8220;Betul&#8230; kau telah memakan bubur kami, bubur manusia.&#8221;<br />
&#8220;Hoekkkkk&#8230;. !&#8221; Baginda mau muntah tapi tak bisa.<br />
&#8220;Sekarang tidurlah, berdoalah, sebab besok kau akan mati.&#8221;<br />
&#8220;Tunggu&#8230;&#8221;<br />
&#8220;Mau apa lagi?&#8221;<br />
&#8220;Berapa penghasilanmu sehari dari menjual bubur itu?&#8221;<br />
&#8220;Lima puluh dirham!&#8221;<br />
&#8220;Cuma segitu?&#8221;<br />
&#8220;Iya!&#8221;<br />
&#8220;Aku bisa memberimu lima ratus dirham hanya dengan menjual topi.&#8221;<br />
&#8220;Ah, masak?&#8221;<br />
&#8220;Sekarang berikan aku bahan kain untuk membuat topi. Besok pagi boleh kau coba menjual topi buatanku itu ke pasar. Hasilya boleh kau miliki semua!&#8221;<br />
Badui itu ragu, ia berbalik melangkah pergi. Tak lama kemudian kembali lagi dengan bahan-bahan untuk membuat topi. Esok paginya Baginda menyerahkan sebuah topi yang bagus kepada si badui.Baginda berpesan,</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">&#8220;Juallah topi ini kepada menteri Farhan di istana Bagdad.&#8221; </span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">Badui itu menuruti saran Baginda. Menteri Farhan terkejut saat melihat seorang badui datang menemuinya. &#8220;Mau apa kau?&#8221; tanya Farhan. </span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">&#8220;Menjual topi ini&#8230;&#8221; Farhan melirik, topi itu memang bagus. Ia mencoba memeriksanya dan alangkah terkejutnya ketika melihat hiasan berupa huruf-huruf yang maknanya adalah surat dari Baginda yang ditujukan kepada dirinya. </span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">&#8220;Berapa harga topi ini?&#8221;<br />
&#8220;Lima ratus dirham tak boleh kurang!&#8221;<br />
&#8220;Baik aku beli!&#8221;<br />
Badui itu langsung pulang dengan wajah ceria. Sama sekali ia fak tahu jika Farhan telah mengutus seorang prajurit untuk mengikuti langkahnya. Siangnya prajurit itu datang lagi ke istana dengan melaporkan lokasi perkampungan si penjual bubur. Farhan cepat bertidak sesuai pesan di surat Baginda. Seribu orang tentara bersenjata lengkap dibawa ke perkampungan. Semua orang badui di kampung itu ditangkapi sementara Baginda berhasil diselamatkan.</span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">&#8220;Untung kau bertindak cepat, terlambat sedikit saja aku sudah jadi bubur!&#8221; kata Baginda kepada Farhan. </span></p>
<p><span style="color:#00ccff;">&#8220;Semua ini gara-gara Abu Nawasl&#8221; kata Farhan. &#8220;Benar! Tapi juga salahmu! Kau tak pernah memeriksa perkampungan ini bahwa penghuninya adalah orang-orang kanibal!&#8221;<br />
&#8220;Bagaimanapun Abu Nawas harus dihukum!&#8221;<br />
&#8220;Ya, itu pasti!&#8221;<br />
&#8220;Hukuman mati!&#8221; sahut Farhan.<br />
&#8220;Hukuman mati? Ya, kita coba apakah dia bisa meloloskan diri?&#8221; sahut Baginda</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nandasalamah.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nandasalamah.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nandasalamah.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nandasalamah.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nandasalamah.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nandasalamah.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nandasalamah.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nandasalamah.wordpress.com/315/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nandasalamah.wordpress.com/315/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nandasalamah.wordpress.com/315/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=315&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/30/abunawas-dan-orang-orang-kanibal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c945a9846514d70fb22cb7eea5fb04fc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nandasalamah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rindunya hatiku akan kau sahabat ku&#8230;..</title>
		<link>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/23/rindunya-hatiku-akan-kau-sahabat-ku/</link>
		<comments>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/23/rindunya-hatiku-akan-kau-sahabat-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Nov 2008 13:10:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanda</dc:creator>
				<category><![CDATA[my  true story]]></category>
		<category><![CDATA[BEC]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[kenangan]]></category>
		<category><![CDATA[kosan]]></category>
		<category><![CDATA[memori indah]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nandasalamah.wordpress.com/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[aduh&#8230;.setelah akhir cawu ke dua yang melelah kan&#8230;waktu itu saya di beri kesempatan  oleh ALLAH SWT untuk bisa mengikuti cawu 3 di BEC&#8230;namun, waktu itu karena masalah tempat, mengharuskan Gedung BEC pindah ke wilayah cimahpar. otomatis saya pun harus menerima keputusan itu, tentunya bukan hanya saya, 93 teman saya yang lain pun harus menyesuaikan dengan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=307&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><span style="color:#ff9900;">aduh&#8230;.setelah akhir cawu ke dua yang melelah kan&#8230;waktu itu saya di beri kesempatan  oleh ALLAH SWT untuk bisa mengikuti cawu 3 di BEC&#8230;namun, waktu itu karena masalah tempat, mengharuskan Gedung BEC pindah ke wilayah cimahpar. otomatis saya pun harus menerima keputusan itu, tentunya bukan hanya saya, <span id="more-307"></span>93 teman saya yang lain pun harus menyesuaikan dengan keputusan itu. berat rasanya untuk meninggal kan gedung BEC yang lama. apa lagi wilayah itu tidak jauh dari rumah saya, yang hanya naik angkutan umum 1 x saja.</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">akhirnya setelah di pikir2 ya&#8230;jalan terbaik ya ngekost di daerah BEC baru. waduh&#8230;pertamanya berat minta ampun untuk pindah ke kostan.waktu itu ga kebayang dech&#8230;gimana bagi waktu untuk belajar, makan, nyuci, n belum lagi harus beradaptasi dengan temen2 yang juga satu kostan&#8230;tentunya dengan karakter  yang beda2 kan&#8230;.tapi semua itu harus di jalani.</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">di awali dengan pindahan</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">wah&#8230;pindahan ke kostan waktu itu sangat melelahkan&#8230;untuk salah satu temen kostan saya bawa mobil, jadi saya bisa nitip barang2 bawaan saya. waktu itu  hujan pula..ya ampun&#8230;di tambah lagi kostan yang agak jauh dari gang masuk yang di pinggir jalan.mana becek , bawaan berat, agak jauh pula..wah&#8230;seinget saya cape banget dech&#8230;.tapi toh saya ga sendiri, jadi kami tep SEMANGAT !!!</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">nah setelah pindahan itu, seminggu kemudian saya n 3 teman yang lain menempati kostan itu sambil menata kostan. wah&#8230;&#8230;..malam pertama dikostan yang sangat indah&#8230;.</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">saking indahnya tidur kita ga nyenyak karena nyamuk yang juga butuh makan n udaranya bu&#8230;.panas banget !!!</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">haaahaa&#8230;kadang saya senyum sendiri ngeliat temen2 yang juga ga bisa tidur, tapi di paksain tidur..ya ampun&#8230;&#8230;.yach&#8230;.begitulah kesan pertama di kostan.</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">akhirnya hari2 dikostan pun dimulai.</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">dengan adanya 2 kamar, kami pun terbagi jadi 2 team. tapi, itu ga bikin kami jadi masing2&#8230;.tetep aja kalau lagi curhat kita berempat ngumpul di satu kamar,,nyanyi2, ngegossip..(maksudnya gossip diri sendiri,alias curhat ..), namanya cewe ada aja yang di curhatin&#8230;pastinya tentang di kelas, karena kebetulan kita berempat beda2 kelas. sebelumya temen2 kostan saya udah di ceritain sebelumnya tentang profil mereka kan&#8230;jadi sekedar mengingatkan, saya, mursih, asiah and ninda.</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">dengan kondisi rumah yang nyaman, air yang juga ga  tercemar, di tambah lagi kita tuh tetanggaan sama temen2 yang lain juga,,kadang kontrakan itu disebut komplek kuning, karena memang cat nya didominasi warna kuning.ternyata ga dalam waktu lama jadi betah ngekost. tapi kalo libur tetep sich pulang ke rumah masing2, secara kangen keluarga juga kan&#8230;&#8230;&#8230;..</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">waktu mengalir begitu aja&#8230;&#8230;..setiap hari terasa begitu indah. sedih, kangen, masalah pribadi, bikin suasana kostan makin berwarna&#8230;tentu aja di bumbui dengan tugas2 BEC yang&#8230;.wah&#8230;.sangat berkesan dech&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">pagi2 udah pasti nyarap, tapi kadang kita2 puasa juga&#8230;pagi hari selalu aja ga lepas dari yang namanya nyuci baju..jemur, kalau udah agak siangan dikit, kita siap2 berangkat ke BEC,,ga kerasa belajar di BEC taunya udah jam 4.00..waktunya pulang tuh&#8230;.</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">seru banget, karena pulangnya pun kita2 (anak kostan ) balik rame2&#8230;.</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">nah&#8230;yang serunya itu, balik belajar kadang saya n friend refreshing ke jalan tol..bukan mau ngitung mobil..tapi kita duduk2 di pinggir jalan tol yang hijau di tambah angin yang sejuk, yang bikin kejenuhan sedikit berkurang.kadang di sana kita saling cerita tentang kelas&#8230;seru&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">pas magrib kita pulang ke kostan masing2&#8230;biasanya setelah magrib, kalo ga ngerjain tugas, mampir ke kostan temen sebelah&#8230;&#8230;..aahhhhhhhhhhh, begitulah keseharian di kostan waktu itu, ternyata walau hanya kostan yang sederhana, dan keseharian yang lumayan melelehkan, yang juga ada di tengah2 kampung, tapi tersimpan banyak kenangan indah di dalam nya&#8230;tapi sekarng ceritanya udah beda&#8230;kita udah sibuk dengan magang, ketemu aja jarang,,tapi dengan adanya ponsel, mudah2an silaturrahmi anak2 BEC ga terputus&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;">salam manis selalu dari hati ku yang terdalam untuk seluruh anak2 BEC angkatan 11&#8230;khususnya seluruh anak2 kostan. i miss u all&#8230;&#8230;..<br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;"><br />
</span></p>
<p><span style="color:#ff9900;"><br />
</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nandasalamah.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nandasalamah.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nandasalamah.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nandasalamah.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nandasalamah.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nandasalamah.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nandasalamah.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nandasalamah.wordpress.com/307/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nandasalamah.wordpress.com/307/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nandasalamah.wordpress.com/307/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=307&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/23/rindunya-hatiku-akan-kau-sahabat-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c945a9846514d70fb22cb7eea5fb04fc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nandasalamah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>kisah abu nawas</title>
		<link>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/22/kisah-abu-nawas/</link>
		<comments>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/22/kisah-abu-nawas/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 10:41:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanda</dc:creator>
				<category><![CDATA[My humor]]></category>
		<category><![CDATA[abunawas]]></category>
		<category><![CDATA[humor]]></category>
		<category><![CDATA[jenaka]]></category>
		<category><![CDATA[kisah sufi]]></category>
		<category><![CDATA[refreshing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nandasalamah.wordpress.com/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[


Baginda Raja pulang ke istana dan langsung memerintahkan para prajuritnya menangkap Abu Nawas. Tetapi Abu Nawas telah hilang entah kemana karena ia tahu sedang diburu para prajurit kerajaan. Dan setelah ia tahu para prajurit kerajaan sudah meninggalkan rumahnya, Abu Nawas baru berani pulang ke rumah.
&#8220;Suamiku, para prajurit kerajaan tadi pagi mencarimu.&#8221; 
&#8220;Ya istriku, ini urusan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=291&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<h1><span style="color:#ff6600;"><br />
</span></h1>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#ffffff;">Baginda Raja pulang ke istana dan langsung memerintahkan para prajuritnya menangkap Abu Nawas. Tetapi Abu Nawas telah hilang entah kemana karena ia tahu sedang diburu para prajurit kerajaan. Dan setelah ia tahu para prajurit kerajaan sudah meninggalkan rumahnya, Abu Nawas baru berani pulang ke rumah.</span></p>
<p>&#8220;Suamiku, para prajurit kerajaan tadi pagi mencarimu.&#8221;<span id="more-291"></span> <span style="color:#ffffff;"><br />
&#8220;Ya istriku, ini urusan gawat. Aku baru saja menjual Sultan Harun Al Rasyid menjadi budak.&#8221;<br />
&#8220;Apa?&#8221;<br />
&#8220;Raja kujadikan budak!&#8221;<br />
&#8220;Kenapa kau lakukan itu suamiku.&#8221;<br />
&#8220;Supaya dia tahu di negerinya ada praktek jual beli budak. Dan jadi budak itu sengsara.&#8221;<br />
&#8220;Sebenarnya maksudmu baik, tapi Baginda pasti marah. Buktinya para prajurit diperintahkan untuk menangkapmu.&#8221;<br />
&#8220;Menurutmu apa yang akan dilakukan Sultan Harun AL Rasyid kepadaku,&#8221;<br />
&#8220;Pasti kau akan dihukum berat.&#8221;<br />
&#8220;Gawat, aku akan mengerahkan ilmu yang kusimpan.&#8221;</span></p>
<p>Abu Nawas masuk ke dalam, ia mengambil air wudhu lalu mendirikan sholat dua rakaat. Lalu berpesan kepada istrinya apa yang harus dikatakan bila Baginda datang. Tidak berapa lama kemudian tetangga Abu Nawas geger, karena istri Abu Nawas menjerit-jerit. <span style="color:#ffffff;"><br />
&#8220;Ada apa?&#8221; tanya tetangga Abu Nawas sambil tergopoh-gopoh.<br />
&#8220;Huuuuuu&#8230;suamiku mati&#8230;.!&#8221;<br />
&#8220;Hah? Abu Nawas mati?&#8221;<br />
&#8220;Iyaaaa&#8230;, !&#8221; Kini kabar kematian Abu Nawas tersebar ke seluruh pelosok negeri. Baginda terkejut. Kemarahan dan kegeraman beliau agak susut mengingat Abu Nawas adalah orang yang paling pintar, menyenangkan dan menghibur Baginda Raja. Baginda Raja beserta beberapa pengawal beserta seorang tabib (dokter) istana, segera menuju rumah Abu Nawas. Tabib segera memeriksa Abu Nawas. Sesaat kemudian ia nnmberi laporan kepada Baginda bahwa Abu Nawas memang telah mati beberapa jam yang lalu. Setelah melihat sendiri tubuh Abu Nawas terbujur kaku tak berdaya, Baginda Raja marasa terharu dan meneteskan air mata. Beliau bertanya kepada istri Abu Nawas.<br />
&#8220;Adakah pesan terakhir Abu Nawas untukku?&#8221;<br />
&#8220;Ada Paduka yang mulia.&#8221; Kata istri Abu Nawas sambil mengangis.<br />
&#8220;Katakanlah!&#8221; kata Baginda Raja.<br />
&#8220;Suami hamba, Abu Nawas memohon sudilah kiranya Baginda Raja mengampuni semua kesalahannya dunia akhirat di depan rakyat.&#8221; Kata istri Abu Nawas terkata-kata.</span></p>
<p>&#8220;Baiklah kalau itu permintaan Abu Nawas.&#8221; kata Baginda Raja menyanggupi. Jenazah Abu Nawas diusung di atas keranda. Kemudian Baginda Raja mengumpulkan rakyatnya di tanah lapang. Beliau berkata, <span style="color:#ffffff;"><br />
&#8220;Wahai rakyatku, dengarkanlah bahwa hari ini aku. Sultan Harun Al Rasyid telah memaafkan segala kesalahan Abu Nawas yang telah diperbuat terhadap diriku dari dunia hingga akhirat. Dan kalianlah sebagai saksinya.&#8221;</span></p>
<p>Tiba-tiba dari dalam keranda yang terbungkus kain hijau terdengar suara keras, &#8220;Syukuuuuuuuur&#8230;&#8230;. !&#8221; Seketika pengusung jenazah ketakukan, apalagi melihat Abu Nawas bangkit berdiri seperti mayat hidup. Seketika rakyat yang berkurnpul lari tunggang langgang, tertubrukan dan banyak yang jatuh terkilir.</p>
<p>Abu Nawas sendiri segera berjalan ke hadapan Baginda Pakaiannya yang putih-putih bikin Baginda keder juga.</p>
<p>&#8220;Kau&#8230; kau&#8230; sebenamya mayat hidup atau memang kau hidup lagi?&#8221; tanya Baginda dengan gemetar. <span style="color:#ffffff;"><br />
&#8220;Hamba masih hidup Tuanku. Hamba mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas pengampunan Tuanku.&#8221;<br />
&#8220;Jadi kau masih hidup?&#8221;<br />
&#8220;Ya, Baginda. Segar bugar, buktinya kini hamba merasa lapar dan ingin segera pulang.&#8221;</span></p>
<p>&#8220;Kurang ajar! Ilmu apa yang kau pakai Abu Nawas?&#8221; <span style="color:#ffffff;"><br />
&#8220;Ilmu dari mahaguru sufi guru hamba yang sudah meninggal dunia.&#8221;<br />
&#8220;Ajarkan ilmu itu padaku&#8230;&#8221;<br />
Tidak mungkin Baginda, Hanya guru hamba yang mampu melakukannya. Hamba tidak bisa mengajarkannya sendiri,&#8221;<br />
Dasar pelit!&#8221; Baginda menggerutu kecewa.</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nandasalamah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nandasalamah.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nandasalamah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nandasalamah.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nandasalamah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nandasalamah.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nandasalamah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nandasalamah.wordpress.com/291/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nandasalamah.wordpress.com/291/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nandasalamah.wordpress.com/291/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=291&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/22/kisah-abu-nawas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c945a9846514d70fb22cb7eea5fb04fc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nandasalamah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>keTaWa YuUu&#8230;..</title>
		<link>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/22/ketawa-yuuu/</link>
		<comments>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/22/ketawa-yuuu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2008 10:38:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanda</dc:creator>
				<category><![CDATA[My humor]]></category>
		<category><![CDATA[ketawa]]></category>
		<category><![CDATA[kocak]]></category>
		<category><![CDATA[komedi]]></category>
		<category><![CDATA[lucu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nandasalamah.wordpress.com/?p=289</guid>
		<description><![CDATA[
1.Batak,arab, jawa, dan amerika..
Seorang lelaki Batak sedang mengadakan perjalanan dari Jakarta ke Hawaii dengan menumpang pesawat terbang &#8230;
Beberapa lelaki lain duduk sejajar dengannya, yaitu lelaki Jawa asli, Arab dan Amerika.
Pada jam makan siang, Pramugari menghidangkan makanan pada semua penumpang. Setelah selesai makan lelaki Batak ini memperhatikan lelaki lain yang duduk sejajar dengannya.
Pertama sekali dia lihat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=289&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#33cccc;"><span style="text-decoration:underline;">1.Batak,arab, jawa, dan amerika..</span></span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#33cccc;">Seorang lelaki Batak sedang mengadakan perjalanan dari Jakarta ke Hawaii dengan menumpang pesawat terbang &#8230;<br />
Beberapa lelaki lain duduk sejajar dengannya, yaitu lelaki Jawa asli, Arab dan Amerika.<br />
Pada jam makan siang, Pramugari menghidangkan makanan pada semua penumpang. Setelah selesai makan lelaki Batak ini memperhatikan lelaki lain yang duduk sejajar dengannya.<span id="more-289"></span></span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Pertama sekali dia lihat si orang Amerika mengeluarkan selembar uang 100 dollar Amerika, membersihkan mulut dan tangannya dengan uang itu&#8230; kemudian dibuang&#8230;<br />
Si orang Batak terkejut&#8230; &#8220;Bahh&#8230; kok kau buang uang 100 dollar mu itu???&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Dengan tenangnya si Amerika menjawab (setelah diterjemahkan..) &#8220;Ah, tenang saja Amerika kan kaya, masih banyak dollar!!&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Seterusnya dia lihat si orang Arab, selesai makan mengeluarkan sebotol minyak wangi yang (pasti) mahal&#8230; menyemprotkannya ke tangan dan dada&#8230;dan dibuang&#8230;<br />
Si orang Batak terkejut lagi&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">&#8220;Bahh&#8230; kok kau buang minyak wangi mu itu? Kan masih banyak isinya??&#8221;<br />
Dengan tenang si Arab menjawab (juga setelah diterjemahkan..)</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">&#8220;Ah, tenang saja, kan Arab kaya, masih banyak minyak di sana!&#8221;&#8230;</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Busyet, si orang Batak terkejut setengah mati. Akhirnya dia ambil lelaki Jawa disebelahnya dia lempar keluar pesawat. Kali ini lelaki Amerika dan<br />
Arab yang terkejut&#8230;<br />
&#8220;Kenapa kamu lempar dia??&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Dengan tenang si orang Batak menjawab,<br />
&#8220;Ah, tenang sazza lah, Indonesia kaya, masih banyak orang Zawa di sana&#8230;&#8221;</span></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p><!--[if gte mso 10]&gt;--><span style="color:#33cccc;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#33cccc;">2.mama ku tidak nyambung&#8230;.<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span style="color:#33cccc;">Waktu itu aku dan dua sepupu ku sakit, jadi keluarga ku mutusin untuk membawa kami ke RS bersamaan. Karena merasa kedinginan aku minta kaos kaki sama mamah.</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Aku : ( dengan lemas aku meminta ) &#8220;Mah&#8230; tolong ambilkan aku kaos kaki..&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Mamah : ( mungkin karna panik lalu mamahku menjawab ) &#8220;iya.. sebentar om mu sedang manggil taxi&#8230;&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Aku : &#8230;..Tambah lemes deh&#8230;..</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Dan tak lama kemudian taxi datang, aku dan 2 sepupu ku di bawa ke klinik tante ku ( kakak mamah ). Ketika di dalam taxi om ku ( adik mamah ku ) pun bertanya,</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Om ku : &#8220;Kak&#8230; sudah telp ke klinik&#8230;&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Mamah : Lagi-lagi mamah tidak nyambung .. &#8220;Iyah kita lewat kelapa Gading&#8221;</span></p>
<p><span style="color:#33cccc;">Jadi tambah lemes deh </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="color:#33cccc;"> </span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nandasalamah.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nandasalamah.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nandasalamah.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nandasalamah.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nandasalamah.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nandasalamah.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nandasalamah.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nandasalamah.wordpress.com/289/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nandasalamah.wordpress.com/289/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nandasalamah.wordpress.com/289/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=289&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/22/ketawa-yuuu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c945a9846514d70fb22cb7eea5fb04fc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nandasalamah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menghilangkan Rasa Panik</title>
		<link>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/09/menghilangkan-rasa-panik/</link>
		<comments>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/09/menghilangkan-rasa-panik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 12:01:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[panik]]></category>
		<category><![CDATA[rileks]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nandasalamah.wordpress.com/?p=276</guid>
		<description><![CDATA[
Guru saya mengatakan sebenaranya ada beberapa hal yang paling di takuti manusia. Di antaranya, takut ketinggian dan takut bicara di depan banyak orang. Ceramah, pidato, ngasih kata sambutan ataupun diwawancra adalah sebagian contoh bicara di depan banyak orang. Zaman sekarang ini yang namanya bicara di depan publik sudah menjadi tuntutan. Apalagi sistem belajar mengajar di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=276&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Guru saya mengatakan sebenaranya ada beberapa hal yang paling di takuti manusia. Di antaranya, takut ketinggian dan takut bicara di depan banyak orang. Ceramah, pidato, ngasih kata sambutan ataupun diwawancra adalah sebagian contoh bicara di depan banyak orang. Zaman sekarang ini yang namanya bicara di depan publik sudah menjadi tuntutan. Apalagi sistem belajar mengajar di sekolah mengharuskan kita “pinter ngomong”<span id="more-276"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Namun kenyataannya ngomong didepan orang banyak nggak semudah membalikkan telapak tangan. Sering kali kita terserang penyakit yang namanya demam panggung alias panik dengan gejala, misalnya mulut jadi kelu, keringat bercucuran, nafas terasa sesak atau tangan gemetaran. Sehingga, bukannya suara yang keluar malah muka kita kelihatan tak berdarah alias pucat pasi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Tapi, jangan khawatir, hal-hal seperti ini memang sudah lumrah terjadi terutama bagi kita yang belum terbiasa tampil di depan publik. Bahkan orang-orang terkenal dari orator ulung sampai politisi pun terkadang masih terserang grogi. Berikut ini kiat-kiat nya:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff6600;">Mantapkan niat</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Untuk yang satu ini sangatlah penting dilakukan. Tidak hanya jika kita harus pidato atau ceramah, melainkan setiap tindakan yang kita lakukan haruslah disertai dengan niat yang tulus dan ikhlas hanya mengharap ridha allah swt. Karena baik buruk hasil usaha kita itu tergantung niat,jadi sesaat sebelum naik panggung pejamkan mata dan berdoa dalam hati kemudian “bismillah……” insyaallah hati tenang dan tidak tegang lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff6600;">Berdiri dengan percaya diri tanpa di buat-buat.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Jangan takut mengekspresikan siapa dirimu atau jangan deh meniru-niru gaya orang lain, pokoknya be your self biar kamu merasa nyaman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff6600;">Tidak menghiraukan jumlah penonton.</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Apabila shock dengan kehadiran penonton yang semua tatapannya seakan-akan mengoyak-ngoyak dirimu, ciptakanlah main set dalam pikiran kamu dan anggap mereka tidak ada. Tapi kalau ternyata itu sulit, tataplah mata hadirin karena itu akan membuat kamu nambah PD</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff6600;">Volume suara</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Bicaralah dengan volume suara yang pas. Tdak terlalu pelan atau kencang apalagi teriak-teriak ntar di sangka marah-marah lho…</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;"> </span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ff6600;">Focus pada topik pembicaraan</span></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Agar pembicaraan kamu tidak melebar kemana-mana, sebaiknya kamu buat out line atau kerangka terlebih dahulu. Gunakanlah kata-kata atau kalimat yang familiar dan mudah dicerna, agar hadirin serta kamu tidak bingung dengan logika kata atau kalimat yang kamu ungkapkan alias biar nyambung dan runtut.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:18pt;text-align:justify;"><span style="color:#ff6600;">Semoga bermanfaat  !!!!1</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nandasalamah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nandasalamah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nandasalamah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nandasalamah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nandasalamah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nandasalamah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nandasalamah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nandasalamah.wordpress.com/276/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nandasalamah.wordpress.com/276/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nandasalamah.wordpress.com/276/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=276&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/09/menghilangkan-rasa-panik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c945a9846514d70fb22cb7eea5fb04fc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nandasalamah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Renungan</title>
		<link>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/09/renungan/</link>
		<comments>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/09/renungan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 11:52:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanda</dc:creator>
				<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[anak kecil]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nandasalamah.wordpress.com/?p=271</guid>
		<description><![CDATA[
Anak Kecil Yang Takut Neraka

Dikisahkan, seorang kakek tua sedang meyusuri jalanan hingga akhirnya sampailah dia di sebuah sungai. Betapa terkejutnya sang kakek tatkala mendapati seorang anak kecil tengah berwudhu sambil menangis terisak-isak.
Kakek tua tersebut merasa heran dan menghampiri sang anak seraya bertanya, “anakku, kenapa kau menangis ?”
Anak kecil itu menjawab, “ kek….saya sedang membaca al-qur`an [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=271&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<h3 style="text-align:center;line-height:150%;"><span style="color:#ff6600;">Anak Kecil Yang Takut Neraka</span></h3>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center">
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#ff00ff;">Dikisahkan, seorang kakek tua sedang meyusuri jalanan hingga akhirnya sampailah dia di sebuah sungai. Betapa terkejutnya sang kakek tatkala mendapati seorang anak kecil tengah berwudhu sambil menangis terisak-isak.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#ff00ff;">Kakek tua tersebut merasa heran dan menghampiri sang anak seraya bertanya, “anakku, kenapa kau menangis ?”<span id="more-271"></span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#ff00ff;">Anak kecil itu menjawab, “ kek….saya sedang membaca al-qur`an , lalu sampailah saya pada ayat yang berbunyi, “wahai orang-orang yang beriman, jagalah dirimu sekalian dari api neraka.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#ff00ff;">Anak kecil tersebut melanjutkan, “karena itulah saya menangis. Saya takut akan dimasukkan ke dalam api neraka.” Lalu sang kakek menghiburnya seraya mengatakan, “anakku, jangan takut, sesungguhnya kamu terpelihara dan tidak akan dimasukkan ke dalam api neraka.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#ff00ff;">Namun berbekal logika sederhana, anak kecil tersebut menggapai pernyataan sang kakek. “tidakkah kakek mengamati orang yang sedang menyalakan api ? Yang pertama kali mereka bakar adalah ranting-ranting kayu kecil, kemudian setelah itu, barulah mereka membakar kayu yang besar. Jadi saya yang kecil ini akan di bakar terlebih dahulu sebelum orang dewasa.” Tutur anak tersebut..</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#ff00ff;">Mendengar hal tersebut sang kakek tersentak dan badannya gemetaran. Sambil menangis kakek tua bergumam, “anak kecil itu lebih takut api neraka daripada orang dewasa. Pantaskah kami melupakan api neraka ???</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#ff00ff;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;line-height:150%;" align="center"><span style="color:#ff00ff;">Semoga dapat kita jadikan bahan renungan…………..</span></p>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nandasalamah.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nandasalamah.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nandasalamah.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nandasalamah.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nandasalamah.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nandasalamah.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nandasalamah.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nandasalamah.wordpress.com/271/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nandasalamah.wordpress.com/271/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nandasalamah.wordpress.com/271/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=271&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/09/renungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c945a9846514d70fb22cb7eea5fb04fc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nandasalamah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TIPS</title>
		<link>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/09/tips/</link>
		<comments>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/09/tips/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2008 11:36:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nanda</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[tips jitu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://nandasalamah.wordpress.com/?p=265</guid>
		<description><![CDATA[
Tips agar tidak menunda – nunda pekerjaan.
 
 
Beberapa tips untuk melawan prokrastinasi ( menunda-nunda pekerjaan )

Jangan menunggu waktu yang tepat untuk mengerjakan      sesuatu. Daripada menunggu termotivasi untuk mengerjakan sesuatu, mulailah      lakukan hal tersebut SEKARANG !!! .       Ingat : lakukan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=265&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ffff00;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Tips agar tidak menunda – nunda pekerjaan.</span></strong></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ffff00;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><span style="color:#ffff00;">Beberapa tips untuk melawan prokrastinasi ( menunda-nunda pekerjaan )</span></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ffff00;">Jangan menunggu waktu yang tepat untuk mengerjakan      sesuatu. Daripada menunggu termotivasi untuk mengerjakan sesuatu, mulailah      lakukan hal tersebut <strong>SEKARANG</strong> !!! .       Ingat <strong>:</strong> lakukan dahulu dan kamu akan termotivasi untuk      menyelesaikannya.<span id="more-265"></span></span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ffff00;">Buatah perencanaan yang spesifik. Daripada kamu      terus berjanji pada dirimu bahwa kamu akan mengerjakannya suatu hari      nanti, buatlah rencana yang detil. Apakah kamu akan kerjakan hari ini ?      Jam berapa? Apa yang ingin kamu kerjakan dahulu ?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ffff00;">Buatlah tugas tersebut mudah ( ingat:      langkah-langkah kecil memulai perubahan besar). Daripada berpikir akan      mengerjakannya sekaligus dalam suatu waktu, pecahlah pekerjaanmu menjadi      beberapa langkah dimana kamu dapat mengerjakan tiap langkah kecil itu      setiap harinya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ffff00;">Bersikap positif. Tuliskan pikiran-pikiran negatif      yang membuat kamu merasa bersalah atau cemas, gantikan dengan      pikiran-pikiran yang lebih positif.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span style="color:#ffff00;">Beri penghargaan pada dirimu. Daripada terus      menyalahkan dirimu atas pekerjaan yang sudah kamu lakukan, cobalah beri      penghargaan ketika kamu berhasil menyelesaikan sebuah tugas. Misal kamu      boleh jalan-jalan setelah tugas makalahmu selesai, chatting sejam setelah      browsing tugas, dst.</span></li>
</ol>
  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/nandasalamah.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/nandasalamah.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/nandasalamah.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/nandasalamah.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/nandasalamah.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/nandasalamah.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/nandasalamah.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/nandasalamah.wordpress.com/265/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/nandasalamah.wordpress.com/265/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/nandasalamah.wordpress.com/265/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=nandasalamah.wordpress.com&blog=4197009&post=265&subd=nandasalamah&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://nandasalamah.wordpress.com/2008/11/09/tips/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/c945a9846514d70fb22cb7eea5fb04fc?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nandasalamah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>