09
Nov
08

Menghilangkan Rasa Panik

Guru saya mengatakan sebenaranya ada beberapa hal yang paling di takuti manusia. Di antaranya, takut ketinggian dan takut bicara di depan banyak orang. Ceramah, pidato, ngasih kata sambutan ataupun diwawancra adalah sebagian contoh bicara di depan banyak orang. Zaman sekarang ini yang namanya bicara di depan publik sudah menjadi tuntutan. Apalagi sistem belajar mengajar di sekolah mengharuskan kita “pinter ngomong”

Namun kenyataannya ngomong didepan orang banyak nggak semudah membalikkan telapak tangan. Sering kali kita terserang penyakit yang namanya demam panggung alias panik dengan gejala, misalnya mulut jadi kelu, keringat bercucuran, nafas terasa sesak atau tangan gemetaran. Sehingga, bukannya suara yang keluar malah muka kita kelihatan tak berdarah alias pucat pasi.

Tapi, jangan khawatir, hal-hal seperti ini memang sudah lumrah terjadi terutama bagi kita yang belum terbiasa tampil di depan publik. Bahkan orang-orang terkenal dari orator ulung sampai politisi pun terkadang masih terserang grogi. Berikut ini kiat-kiat nya:

  1. Mantapkan niat

Untuk yang satu ini sangatlah penting dilakukan. Tidak hanya jika kita harus pidato atau ceramah, melainkan setiap tindakan yang kita lakukan haruslah disertai dengan niat yang tulus dan ikhlas hanya mengharap ridha allah swt. Karena baik buruk hasil usaha kita itu tergantung niat,jadi sesaat sebelum naik panggung pejamkan mata dan berdoa dalam hati kemudian “bismillah……” insyaallah hati tenang dan tidak tegang lagi.

  1. Berdiri dengan percaya diri tanpa di buat-buat.

Jangan takut mengekspresikan siapa dirimu atau jangan deh meniru-niru gaya orang lain, pokoknya be your self biar kamu merasa nyaman.

  1. Tidak menghiraukan jumlah penonton.

Apabila shock dengan kehadiran penonton yang semua tatapannya seakan-akan mengoyak-ngoyak dirimu, ciptakanlah main set dalam pikiran kamu dan anggap mereka tidak ada. Tapi kalau ternyata itu sulit, tataplah mata hadirin karena itu akan membuat kamu nambah PD

  1. Volume suara

Bicaralah dengan volume suara yang pas. Tdak terlalu pelan atau kencang apalagi teriak-teriak ntar di sangka marah-marah lho…

  1. Focus pada topik pembicaraan

Agar pembicaraan kamu tidak melebar kemana-mana, sebaiknya kamu buat out line atau kerangka terlebih dahulu. Gunakanlah kata-kata atau kalimat yang familiar dan mudah dicerna, agar hadirin serta kamu tidak bingung dengan logika kata atau kalimat yang kamu ungkapkan alias biar nyambung dan runtut.

Semoga bermanfaat  !!!!1


5 Tanggapan ke “Menghilangkan Rasa Panik”


  1. November 10, 2008 pukul 2:21 pm

    wah bagus juga tuh materinya bu…..
    kemana aja nih????
    gimana PInya?
    kapan mu maen ke kostan??

  2. November 13, 2008 pukul 7:08 am

    tambahin 1 lg yaitu berdoa..baca ayat kursi 1x sambil menatap seluruh orang² di depan kita..heuheu.. :mrgreen:

  3. November 17, 2008 pukul 11:36 am

    dengan adanya sikap panik bisa menjadikan kekuatan bagi kita untuk lebih mempersiapkan lg sehingga menjadi lebih baik
    salam…

  4. 4 aris nurzaman
    November 18, 2008 pukul 1:59 am

    tapi tetep aja suka deg2an wlw udh berusaha tenang juga..

  5. Desember 10, 2008 pukul 3:50 pm

    wlau kt udh biasa tp ttp aja ada rasa tegang..jd sebelum naik panggung otot2 leher,tangan,kaki diregangkan dhulu dengan senam kecil,seperti brdiri lalu nunduk pegang ujung sepatu,grakan pinggang kekiri kknan,satukan telapak tangan dan tekan berbalik kedpan..dan jangan lupa hisap napas tahan dalam hitungan 10.ulang 3x.lipat jempol kaki dan baca BISMILLAH…ROBBIS ROHLI SODRI WAYASSIRLI AMRI WAHLUL UQDATAMMILLISANI YAQOHU QOWLI insya allah anda aman deh dengan izin allah.selamat mencoba..amien


Tinggalkan Balasan




Blog Stats

  • 5,251 hits

calender

November 2008
S S R K J S M
« Sep   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Arsip